Foto: Pemda Kampar Tinjau Mess Kampar di Jakarta, Temukan Sejumlah Kerusakan.
Diksiriau.com – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., melaksanakan peninjauan lapangan secara langsung ke Mess Kampar (Mahmud Marzuki) yang berlokasi di Jalan Kepu Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin (27/04). Kunjungan kerja ini selain dimaksudkan untuk mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat penghuni Mess, juga merupakan langkah evaluasi dalam meninjau kelayakan kualitas bangunan yang pengerjaannya telah rampung pada tahun 2024 melalui pembiayaan Tahun Anggaran 2023
Kedatangan Wakil Bupati disambut langsung oleh Ketua Umum Persatuan Masyarakat Kampar Jakarta (PMKJ), Fauzi Ishak. Dalam peninjauan tersebut, Dr. Misharti mengungkapkan kekecewaannya setelah menemukan kondisi gedung yang sudah mengalami kebocoran di beberapa titik.
“Mess Kampar di Jakarta ini milik masyarakat Kampar” memiliki fungsi strategis sebagai wadah silaturahmi dan pelayanan bagi warga Kampar yang sedang berada di ibu kota." ujar Dr. Misharti di sela-sela pengecekan fisik bangunan.
Beliau menegaskan akan segera melakukan evaluasi mendalam terkait pengerjaan proyek ini. Hal ini penting agar aset daerah yang diperuntukkan bagi masyarakat Kampar di Jakarta dapat berfungsi optimal dan memiliki daya tahan yang lama.
Ketua Umum PMKJ, Fauzi Ishak, mengapresiasi langkah cepat Wakil Bupati dalam merespons laporan warga mengenai kondisi gedung. "Kami berharap ada perbaikan segera agar gedung ini bisa segera digunakan secara layak oleh masyarakat," ungkapnya.
Peninjauan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Kampar tidak pernah melupakan warganya yang berada di perantauan. Kegiatan peninjauan ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memberikan perlindungan dan perhatian bagi seluruh warga di perantauan.
Melalui optimalisasi fasilitas Mess Mahmud Marzuki, pemerintah berupaya menyediakan hunian yang representatif dan layak bagi masyarakat, khususnya bagi para calon mahasiswa yang tengah menempuh proses administrasi akademik maupun warga yang sedang menjalani pengobatan jalan atau kebutuhan mendesak lainnya di ibu kota. (ADV)